1.SEJARAH KEYBOARD
Cara Kerja
Keyboard
merupakan peralatan magnetic yang digunakan untuk menginput teks dan
juga untuk mengontrol pengoperasian komputer. Tombol-tombol yang
berbentuk kotak yang disusun padanya. Tombol-tombol tersebut mempunyai
huruf atau simbol yang tercetak di atasnya yang menunjukkan huruf atau
simbol yang akan ditampilkannya di monitor bila ditekan. Selain itu bila
kita menggabungkan dua tombol dengan menekannya bersamaan, kita kadang
akan mendapatkan fungsi atau input khusus.Beberapa alat telah mengadopsi
aplikasi keyboard. Beberapa diantaranya yaitu cell phone. Yang paling
menyerupai keyboard adalah PDA, nokia communicator 9900, sony ericson
P900 dan beberapa jenis diantaranya. Selain itu, adapula beberapa mesin
ATM yang mengadopsi atau menggunakan keyboard.Adapun cara kerja dari
keyboard tersebut antara lain sebagai berikut:1. Ketika tombol ditekan,
tombol tersebut akan menekan sebuah karet yang ada dibawah tombol
tersebut.2. Karet tersebut terhubung dengan sebuah chip yang mana akan
mentransmisikan sinyal yang didapat ketika tombol ditekan.3. Sinyal yang
ditransmisikan berbentuk kode-kode biner.4. Data yang berbentuk biner
tersebut akan digenerate oleh chip komputer.5. Setelah digenerate akan
ditampilkan kembali menjadi tampilan asli berbentuk huruf pada layar
monitor.
Jenis – Jenisnya
Ada
berbagai jenis tata letak tombol-tombol pada keyboard, namun yang
paling populer digunakan adalah tata letak QWERTY, yang sebenarnya
merupakan tata letak mesin ketik yang paling populer.Keyboard terdiri
dari 101 tombol untuk tipe standarnya. Untuk windows keyboard, tombol
yang ada sebanyak 104 tombol. Pada tahun 1990-an, di Amerika diciptakan
sebuah keyboard yang mempunyai kemampuan untuk mempermudah pengguna
untuk terkoneksi dengan internet dengan hanya menekan 1 tombol. Keyboard
tersebut dikenal dengan sebutan “internet keyboard”.Keyboard mempunyai
beberapa perbedaan dalam koneksinya. Ada yang menggunakan kabel, yaitu
dengan menggunakan koneksi USB atau PS/2. Dan ada pula yang tidak
menggunakan kabel, yang dikenal dengan sebutan Cordless Keyboard. Yaitu
menggunakan sinar infrared atau Bluetooth.Adapun jenis-jenis keyboard
yang lain, yaitu:
QWERTY
Keyboard ini mempunyai empat bagian, yaitu:
1. Typewriter Key →
terdiri atas alphabet dan tombol lainnya seperti: Back Space, Caps
Lock, Delete, Esc, End, Enter, Home, Insert, Page Up, Page Down, Tab.
2. Numeric Key →
terletak di sebelah kanan keyboard. Tombol ini terdiri atas angka dan
arrow key. Jika lampu indikator num lock menyala, maka tombol ini
berfungsi sebagai angka. Sedangkan, jika lampu indikator num lock mati,
maka tombol ini berfungsi sebagai arrow key.
3. Function Key →
terletak pada baris paling atas, tombol fungsi ini terdiri dari F1
sampai F12. Fungsi tombol ini berbeda-beda tergantung dari program
komputer yang digunakan.
4. Special Function Key →
tombol ini terdiri atas tombol Ctrl, Shift, dan Alt. Tombol akan
mempunyai fungsi bila ditekan secara bersamaan dengan tombol lainnya.
Misalnya, untuk memblok menekan bersamaan tombol shift dan arrow key,
untuk menggerakkan kursor menekan bersamaan Ctrl dan arrow key.
Sebenarnya
ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut
saja ASK (American Simplified Keyboard), umum disebut DVORAK yang
ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940.Secara penelitian
saat itu, susunan DVORAK memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih
efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya DVORAK harus tunduk
karena dominasi QWERTY yang sudah terjadi pada organisasi-organisasi
dunia saat itu dan mereka tidak mau menanggung resiko rusuh apabila
mengganti ke susunan keyboard DVORAK. Satu-satunya pengakuan adalah
datang dari ANSI (American National Standard Institute) yang menyetujui
susunan keyboard DVORAK sebagai versi alternatif di sekitar Tahun 1970.
KLOCKENBERG
Dibuat
dengan maksud menyempurnakan jenis keyboard yang sudah ada, yaitu
dengan memisahkan kedua bagian keyboard (bagian kiri dan kanan). Bagian
kiri dan kanan keyboard dipisahkan dengan sudut 15 derajat dan dibuat
miring ke bawah. Selain dari pada itu, keyboard Klockenberg
tombol-tombolnya dibuat lebih dekat (tipis) dengan meja kerja sehingga
terasa lebih nyaman untuk bekerja. Keyboard Klockenberg tampak lucu
karena dipisahkan bagian kiri dan kanannya dan relatif lebih banyak
memakan ruang. Walaupun demikian keyboard Klockenberg sudah lebih baik
dalam hal pengurangan beban pada jari dan lengan, sehingga nyeri otot
pada bahu dan pergelangan sangat sedikit.
Dari
ketiga macam keyboard tersebut di atas, ternyata keyboard QWERTY yang
tetap diusulkan sebagai keyboard resmi. Hal ini diperkuat dengan
keputusan Amerika Serikat melalui Standard Institute pada tahun 1968 dan
melalui ISO pada tahun 1971 yang menetapkan untuk tetap menggunakan
keyboard QWERTY. Keputusan ini lebih banyak berdasarkan pada masalah
ekonomi yaitu mengurangi biaya pelatihan baru bila harus memakai
keyboard jenis Klockenberg maupun jenis Dvorak, sehingga masalah nyeri
otot masih tetap akan muncul pada pemakaian keyboard QWERTY.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar